in memorian

PUISI CINTA TERAKHIR


Saying ini tulus dari hati,kali ini benar-benar langit sunyi
Tempurung katak kini tak lagi di musim semi
Kuhanya bisa merajut mimpi,lupakan janji-janji sunyi yang telah kau beri.

Larut dengan janji
Dusta melalui mimpi
Jalan degan emosi
Gila dengan visi
Masihkah ada cinta dihati
Jangan kau lewati hari dengan ambisi
Larutku dengan khayalan
Hancurku dengan dusta

Semau itu kauberi,tanaman tak selalu hidup dengan mentari pagi,
senjaku menghampiri,
senyum bidadari yang selalu menghiasi hari,kini sunyi ditelan lautan emosi,
ego apalagi yang kau jalani,mengertilah tak selamanya senyum menjadi lambang kebahagiaan,
itu bisa jadi symbol dari luapan emosi.

Delapan Fakta telah kujalani,larilah sekuat kau mampu tapi jangan pernah lupakan luapan hati ,jalanilah hidup semampumu meski ku takkan ada lagi .
By;Rifky Pratama Sulqan